Beranda > Perusahaan

Riwayat Singkat

PT Indal Aluminium Industry Tbk (Perusahaan) didirikan pada tahun 1971, telah menjadi salah satu pemasok ekstrusi aluminium terkemuka di Indonesia. Berbasis di Surabaya. menyediakan berbagai macam produk ekstrusi dan aksesoris aluminium seperti Bingkai Panel Surya, Pintu Engsel Pegangan Finger Print, Pintu dan jendela lipat ramping, Dinding Tirai, Tangki Air, Tangga, dll., berdasarkan Akta Pendirian No.62 tanggal 16 Juli 1971 dari Djoko Supadmo, S.H. yang diubah dengan Akta No.2 tanggal 1 Nopember 1973 dari Eliza Pondaag, S.H. dan dirubah lagi dengan penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas No.40 tahun 2007 Akta No.13 tanggal 14 Juli 2008 dari Dyah Ambarwaty Setyoso, S.H., yang telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.AHU-91352.AH.01.02 tanggal 28 Nopember 2008. Disertai perubahan lagi Akta no 176 tanggal 30 Juni 2015 dari Bambang Heru Djuwito, SH, MH. sebagaimana dalam surat Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum No.AHU-AH.01.03-0953380 dan No.AHU-AH-01.03-0953381 keduanya tertanggal 30 Juli 2015 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal 27 November 2015 No.95 Tambahan No.1102/L. Yang terakhir perubahan Akta No.93 tanggal 20 Juni 2017 dari Sitaresmi Puspadewi Subianto, SH sebagaimana dalam surat Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum nomor AHU-AH.01.03-0153357. Sejak tahun 1994, Perseroan telah menjadi perusahaan publik dan sampai saat ini masih tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Visi

Menjadi pemimpin pasar dalam industri Aluminium Ekstrusion dan Fabrikasi di Asia.

Misi

Memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan dengan inovasi, perbaikan produktifitas dan efisiensi secara berkesinambungan.

Kegiatan Usaha Perusahaan

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sesuai dengan Akta Notaris Dyah Ambarwaty Setyoso,SH, No.35, Perseroan adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan aluminium dan perdagangan. Untuk mencapai maksud dan tujuan sebagaimana tercantum, Perseroan melaksanakan kegiatan usaha utama dengan mengelola bahan baku aluminium ingot atau billet menjadi aluminium ekstrusion profil yang banyak digunakan dalam industri konstruksi, industri rumah tangga, komponen elektronik/otomotif, komponen alat kesehatan, aluminium solar frames dan sebagainya. Perjalanan cukup panjang telah dilakukan Perseroan untuk meraih pencapaian sebagai produsen aluminium ekstrusion yang terkemuka baik di Indonesia maupun pengakuan di pasar Internasional.

Direksi

Alim Markus

Presiden Direktur

Warga Negara Indonesia, 69 tahun, menjabat sebagai presiden direktur dengan tugas memimpin pelaksanaan pengurusan Perseroan dan menjadi koordinator dari seluruh anggota Direksi yang lain. Menyelesaikan program eksekutif di National University of Singapore pada tahun 1990 dan Tsing Hua University di Beijing, China tahun 2010. Ditunjuk sebagai pengurus Perseroan pada RUPST tanggal 25 Agustus 2020 dengan masa jabatan hingga berakhirnya RUPST 2023. Beliau merupakan salah seorang pendiri Perseroan dan telah bergabung bersama kelompok usaha Maspion sepanjang masa karirnya. Saat ini juga menjabat sebagai Ketua Indonesia China Business Council (ICBC) serta menjadi Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur, dan jabatan organisasi lainnya. Beliau juga menduduki jabatan komisaris dan direktur di beberapa perusahaan dalam kelompok usaha Maspion, diantaranya adalah sebagai Direktur Utama di PT Maspion, PT Alumindo Light Metal Industry, Tbk dan PT Bumi Maspion, sebagai Komisaris Utama di PT Indal Steel Pipe, PT Maspion Energy Mitratama, dan PT Maspion Industrial Estate. Selama tahun buku 2020 telah mengikuti berbagai seminar pendidikan atau pelatihan yang terkait dengan prospek dan strategi dalam dunia usaha. Beliau memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris (Gunardi), Direksi (Alim Mulia Sastra dan Alim Prakasa) dan perusahaan-perusahaan Pemegang Saham Utama.

Alim Mulia Sastra

Direktur

Warga Negara Indonesia, 67 tahun, menjabat sebagai direktur pengelola dengan tugas pada fungsi kontrol biaya dan pengeluaran Perseroan. Menyelesaikan studi bisnis di Singapura pada tahun 1974 dan memulai karirnya di kelompok usaha Maspion pada tahun 1975. Ditunjuk sebagai pengurus Perseroan pada RUPST 25 Agustus 2020 dengan masa jabatan hingga berakhirnya RUPST 2023, dan sebelumnya pernah menjabat sebagai Komisaris Perseroan. Saat ini beliau juga menduduki berbagai jabatan di kelompok usaha Maspion sebagai anggota Direksi PT Maspion, PT Alumindo Light Metal Industry, Tbk dan PT Maspion Kencana dan Dewan Komisaris pada PT Bumi Maspion dan PT Maspion Industrial Estate. Selama tahun buku 2020 mengikuti beberapa pelatihan yang terkait dengan kontrol operasional produksi. Beliau memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris (Gunardi), Direksi (Alim Markus dan Alim Prakasa) dan perusahaan-perusahaan Pemegang Saham Utama.

Alim Prakasa

Direktur

Warga Negara Indonesia, 63 tahun, menjabat sebagai direktur pengelola eksekutif dengan tugas menjalankan seluruh kegiatan operasional Perseroan. Menyelesaikan studi di St. Mary University, Kanada. Sejak tahun 1981 telah bergabung bersama kelompok usaha Maspion. Ditunjuk sebagai pengurus Perseroan pada RUPST tanggal 25 Agustus 2020 dengan masa jabatan hingga berakhirnya RUPST 2023. Selain itu juga beliau memegang berbagai jabatan strategis dalam kelompok usaha Maspion sebagai Direksi (PT Alumindo Light Metal Industry,Tbk, PT Bumi Maspion dan PT Maspion Industrial Estate) dan Dewan Komisaris (PT Maspion, PT Indal Steel Pipe dan PT Alaskair Maspion). Selama tahun buku 2019 mengikuti berbagai seminar dan pameran yang berhubungan dengan produk dan proses produksi. Beliau memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris (Gunardi), Direksi (Alim Markus dan Alim Mulia Sastra) dan perusahaan-perusahaan Pemegang Saham Utama.

Wibowo Suryadinata

Direktur

Warga Negara Indonesia, usia 59 tahun, menjabat sebagai direktur dengan tugas mengelola manajemen keuangan Perseroan. Ditunjuk sebagai pengurus Perseroan pada RUPST 25 Agustus 2020 dengan masa jabatan hingga berakhirnya RUPST 2023. Menyelesaikan pendidikan program pasca sarjana di Institut Pengembangan Manajemen Indonesia. Sebelum ini telah berkarir pada bidang perbankan selama 22 tahun diberbagai bank nasional maupun asing dengan posisi terakhir sebagai Vice President dan 6 tahun berkarir diperusahaan non bank. Memulai karirnya dikelompok usaha Maspion sejak tahun 2013, dan merangkap jabatan sebagai Direksi pada PT Alumindo Light Metal Industry,Tbk. Selama tahun buku 2020 mengikuti pelatihan dan seminar yang terkait dengan strategi keuangan, perbankan dan pasar modal yang diselenggarakan oleh Bank Swasta, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris maupun Direksi dan Pemegang Saham Utama

Cahyadi Salim

Direktur

Warga Negara Indonesia, 53 tahun, menjabat sebagai direktur dengan tugas mendukung direktur pengelola eksekutif dalam mengelola kegiatan operasional Perseroan. Ditunjuk sebagai pengurus Perseroan pada RUPST tanggal 25 Agustus 2020 dengan masa jabatan hingga berakhirnya RUPST 2023. Menyelesaikan pendidikan program pasca sarjana di bidang manajemen strategi. Beliau telah bergabung bersama kelompok usaha Maspion sejak tahun 1994. Saat ini juga menjabat sebagai Direktur di PT Indalex (anak perusahaan Perseroan), PT Warna Cemerlang Industri dan PT Ishizuka Maspion Indonesia. Selama tahun buku 2020 mengikuti pelatihan terkait fasilitas permesinan dan kualitas produk. Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris maupun Direksi dan Pemegang Saham Utama.

Komisaris

Welly Muliawan

Presiden Komisaris

Warga Negara Indonesia, 60 tahun, menjabat sebagai presiden komisaris dengan tugas memimpin pengawasan atas seluruh kepengurusan Perseroan dan menjadi koordinator dari seluruh komisaris yang lain. Ditunjuk sebagai pengurus Perseroan pada RUPST tanggal 25 Agustus 2020 dengan masa jabatan hingga berakhirnya RUPST 2023. Menyelesaikan program studi MBA di National University of Singapore. Memulai karirnya dikelompok usaha Maspion sejak tahun 1982. Beliau menduduki jabatan sebagai Chief Financial Officer di kelompok usaha Maspion dan sebagai Komisaris Utama PT Alumindo Light Metal Industry,Tbk. Selama tahun 2020 tidak ada pendidikan atau pelatihan formal yang diikuti. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris maupun Direksi dan Pemegang Saham Utama.

Gunardi Go

Komisaris

Warga Negara Indonesia, 96 tahun, menjabat sebagai komisaris dengan tugas mendukung presiden komisaris mengawasi Direksi dalam menjalankan pengurusan Perseroan.Beliau mendapatkan pendidikan formal sederajat dengan Sekolah Menengah Atas. Ditunjuk sebagai pengurus Perseroan pada RUPST tanggal 25 Agustus 2020 dengan masa jabatan hingga berakhirnya RUPST 2023. Beliau telah bergabung bersama kelompok usaha Maspion sejak 1965. Beliau menduduki jabatan sebagai Direktur dan Komisaris di beberapa perusahaan dalam kelompok usaha Maspion, diantaranya yaitu PT Maspion dan PT Maspion Industrial Estate sebagai Direktur, dan sebagai Komisaris di PT Bumi Maspion, PT Maspion Elektronik, PT Indal Steel Pipe dan PT Alumindo Light Metal Industry, Tbk Selama tahun 2020 tidak ada pendidikan atau pelatihan formal yang diikuti. Beliau memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi (Alim Markus, Alim Mulia Sastra dan Alim Prakasa) dan perusahaan-perusahaan Pemegang Saham Utama.

Supranoto Dipokusumo

Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, 61 tahun, menjabat sebagai komisaris dengan tugas utama pada fungsi internal audit. Ditunjuk sebagai pengurus Perseroan pada RUPST tanggal 25 Agustus 2020 dengan masa jabatan hingga berakhirnya RUPST 2023. Menyelesaikan program studi MBA di University of Toledo, USA. Beliau telah bergabung dengan Perseroan sejak 2001. Beliau menjabat juga sebagai Ketua Komite Audit Perseroan dan Komisaris Independen dari PT Alumindo Light Metal Industry,Tbk. Selama tahun buku 2020 mengikuti pelatihan manajemen audit. Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris maupun Direksi dan Pemegang Saham Utama.

Komite Audit

Dalam rangka pelaksanaan tugas pengawasan dan pemberian nasihat, Dewan Komisaris membutuhkan Komite Audit yang bertugas secara profesional dan independen dalam melakukan penelaahan, pemberian saran dan rekomendasi untuk kepentingan Perseroan yang berkaitan dengan proses pelaporan keuangan, audit dan kepatuhan.
Melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan, Komite Audit Perseroan terdiri dari tiga orang dan yang menjabat sebagai ketua adalah salah seorang Komisaris Independen. Adapun susunan Komite Audit sebagai berikut:

  1. Drs.Supranoto Dipokusumo (ketua)
    Warga Negara Indonesia, 61 tahun, menyelesaikan program studi MBA di University of Toledo, USA pada tahun 1992. Telah bergabung dengan Perseroan sejak 2001. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Komisaris Independen PT Alumindo Light Metal Industry Tbk.
  2. Heri Kustiyono Rudiantoro (anggota)
    Warga Negara Indonesia, 62 tahun, menyelesaikan studi Ekonomi jurusan Akuntansi di Universitas Narotama, Surabaya dan telah berkarir di Kantor Akuntan Publik selama 17 tahun. Beliau bergabung dengan Kelompok Maspion sejak tahun 2000.
  3. Bambang Njoto Prajitno (anggota)
    Warga Negara Indonesia, 55 tahun, menyelesaikan studi Ekonomi jurusan Akuntansi di Universitas Brawijaya, Surabaya, telah berkarir di bidang perbankan dan perusahaan lain dibidang internal audit dan keuangan selama 10 tahun. Beliau bergabung dengan Kelompok Maspion sejak tahun 2000.

Masa Jabatan Anggota Komite Audit
Berdasarkan keputusan Dewan Komisaris No.002/ INAI-DK/SK/2020 tertanggal 29 Juni 2020 masa jabatan para anggota Komite Audit dimulai dari tanggal 30 Juni 2020 sampai tanggal 2023 atau sampai dengan adanya perubahan yang dilakukan oleh Dewan Komisaris.

Independensi Komite Audit
Agar dapat memberikan referensi, pendapat dan saran yang bersifat akuntabel, serta menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional dan independen tanpa adanya benturan kepentingan dan intervensi dari pihak manapun, maka seluruh anggota Komite Audit Perseroan berasal dari pihak independen yang dipilih sesuai kemampuan, latar belakang, pengalaman dan pendidikannya. Seluruh anggota Komite Audit tidak memiliki saham Perseroan, tidak memiliki hubungan usaha dengan Perseroan, bebas dari kepentingan pribadi serta tidak memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama maupun Dewan Komisaris dan Direksi.

Rapat Komite Audit
Rapat Komite Audit diadakan minimal sekali dalam 3 (tiga) bulan dan dihadiri minimal lebih dari ½ (satu per dua) jumlah anggota. Setiap Rapat Komite Audit dituangkan dalam Risalah Rapat serta ditandatangani oleh seluruh anggota Komite Audit yang hadir dan disampaikan kepada DewanKomisaris
Selama tahun 2020 Komite Audit mengadakan rapat 4 kali dengan tingkat kehadiran rata-rata 100% untuk tiap anggota.

Pelatihan Komite Audit
Pelatihan atau seminar yang diikuti oleh anggota Komite Audit di tahun 2020 adalah :

  1. Juli 2020, Going Concern : Effect of Pandemic Covid 19, penyelenggara IAPI, Jakarta
  2. Agustus 2020, Business Strategy in Pandemic Covid 19, penyelenggara FEB UNAIR, Surabaya
  3. Agustus 2020, Company Culture to Transform, penyelenggara FEB UNAIR, Surabaya
  4. September 2020, Digital Governance for Digital Transformation, penyelenggara FEB UNAIR – Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Uraian singkat Kegiatan dan Laporan Komite Audit
Selama 2020, Komite Audit telah melaksanakan tugas, tanggung jawab dan wewenangnya sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Piagam Komite Audit, antara lain :

  1. Mengadakan rapat sebanyak 4 kali termasuk rapat dengan Auditor Internal dan Direksi
  2. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan Perseroan kepada publik dan/atau pihak otoritas terkait.
  3. Melakukan kajian pengawasan dan aktivitas operasional Perseroan serta kondisi finansial Perseroan selama 2020.
  4. Mengkaji rencana strategis bisnis, laporan keuangan dan laporan Good Corporate Governance.
  5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris dalam penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang didasarkan pada independensi, ruang lingkup penugasan dan jumlah fee.

Sekertaris Perusahaan

Sekretaris Perusahaan dijabat oleh Ariawan Wiradinata, berdasarkan surat penunjukan oleh Direksi perseroan sejak tahun 2006. Berdomisili di Surabaya, Jawa Timur dan bergabung dengan Kelompok Usaha Maspion sejak tahun 1995. Menyelesaikan pendidikan S2 di bidang Manajemen Keuangan dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Sekretaris Perusahaan adalah orang perseorangan atau penanggung jawab dari unit kerja yang menjalankan fungsi sekretaris perusahaan untuk menjembatani komunikasi antara Perseroan dan masyarakat serta menjaga keterbukaan informasi. Setiap informasi yang disampaikan oleh sekretaris perusahaan kepada masyarakat merupakan informasi resmi dari emiten atau perusahaan publik. Sekretaris Perusahaan juga bertanggung dalam memastikan Perseroan telah memenuhi prinsip-prinsip GCG serta semua peraturan perundang-undangan yang berlaku saat ini.

Pelatihan atau sosialisasi yang diikuti selama tahun 2020 antara lain:

  1. Pelatihan Pendalaman Teknis Penyusunan Annual Report dan POJK Nomor 51 Tentang Laporan Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Asosiasi Emiten Indonesia(AEI).
  2. Sosialisasi Dampak Covid-19 terhadap Penerapan PSAK 8, PSAK 68 dan PSAK 71 yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI).
  3. Sosialisasi POJK Nomor 15/POJK.04/2020 Rencana dan Penyelenggaran Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan POJK Nomor 16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka secara Elektronik yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  4. Seminar terkait aspek-aspek berkelanjutan dalam rangka mendukung penerapan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.51/POJK.03/2017 bagi Perusahaan Tercatat untuk menerbitkan Laporan Berkelanjutan Perusahaan yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Global Reporting Initiative (GRI).
  5. Seminar Peluang dan Tantangan Industri dan Dunia Usaha pada Masa New Normal yang diselenggarakan oleh Asosiasi Emiten Indonesia dan Menteri Perindustrian.
  6. Sosialisasi dan Diseminasi terkait Pasar Modal kewajiban yang harus dipenuhi oleh Emiten dan peran anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dalam menjalankan Perusahaan untuk memenuhi ekspektasi dan melindungi kepentingan pemegang saham yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  7. Sosialisasi implementasi IDX Industrial Classification (IDX-IC) yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pelaksanaan tugas selama tahun 2020 antara lain:

  1. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam melaksanakan tata kelola perusahaan, terutama yang berkaitan dengan keterbukaan informasi publik, termasuk ketersediaan informasi di web Perseroan serta pelaksanaan pelaporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) secara tepat waktu.
  2. Melakukan penyusunan buku Laporan Tahunan 2019.
  3. Menyelenggarakan RUPST pada tanggal 25 Agustus 2020 di Hotel Fave Surabaya.
  4. Menyelenggarakan paparan publik dan jumpa pers pada tanggal 25 Agustus 2020.
  5. Melakukan koordinasi terhadap aktivitas lain yang berhubungan dengan tugas-tugas Sekretaris Perusahaan.

PT Indalex, berdomisili di Sidoarjo, jenis usaha Jasa Konstruksi, tahun operasional 1993, dengan aset per 31 Desember 2020 sebesar Rp. 563.981.307.406,- Menerima penghargaan Palamarta Silver 2019 dari Kantor Pelayanan Pajak Madya Sidoarjo kepada PT Indalex sebagai Wajib Pajak yang telah memberikan konstribusi besar dalam pencapaian target penerimaan negara.


PT Indal Investindo, berdomisili di Surabaya, jenis usaha Investasi, tahun operasional 1997, dengan aset per 31 Desember 2020 sebesar Rp. 245.413.506.223,-

PT Indal Servis Sentra,berdomisili di Surabaya, jenis usaha Perdagangan Umum, tahun operasional 1999, dengan aset per 31 Desember 2020 sebesar Rp. 2.390.000.-


PT ERP Multisolusi Indonesia, berdomisili di Surabaya, jenis usaha Jasa Software, tahun operasional 1999, dengan aset per 31 Desember 2020 sebesar Rp. 1,-

PT Warna Cemerlang Industri,berdomisili di Gresik, jenis usaha Manufaktur Cat, tahun operasional 1999, dengan aset per 31 Desember 2020 sebesar Rp. 19.156.077.664,-


PT Indal Reiwa Auto, yang sebelumnya bernama PT UACJ Indal Aluminium, berdomisili di Gresik, jenis usaha Manufaktur Aluminium Extrusion, tahun operasional 1998, dengan aset per 31 Desember 2020 sebesar Rp. 264.463.670.831,-

 

Dasar Penerapan Tata Kelola Perusahaan

Tata Kelola Perusahaan yang baik (GCG) menjadi hal yang mutlak untuk dimiliki dan dilaksanakan oleh setiap perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pelaksanaan ini juga memegang peranan penting dalam pencapaian Visi dan Misi perusahaan. Setiap kegiatan dalam perusahaan harus disesuaikan dengan kebijakan Tata Kelola Perusahaan yang dirancang khusus agar mengoptimalkan Nilai Perusahaan.
Perseroan berkomitmen untuk selalu konsisten dalam penerapan Tata Kelola Perusahaan di era bisnis saat ini berdasarkan prinsip transparansi, kewajaran, akuntabilitas, independensi dan pertanggungjawaban dalam seluruh kegiatan operasional demi semua pemangku kepentingan.

Struktur Tata Kelola Perusahaan

Sesuai dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas No 40 tahun 2007, Organ Perusahaan terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi yang memiliki wewenang dan tanggung jawab yang jelas sesuai fungsinya masing-masing sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Peraturan Perundang-undangan. Perusahaan meyakini bahwa hubungan yang wajar antar Organ Perusahaan secara signifikan berpengaruh positif terhadap keberhasilan pengelolaan perusahaan dan implementasi Tata Kelola Perusahaan. Oleh karena itu, Perusahaan mendorong hubungan yang wajar, saling menghormati serta bertindak sesuai fungsi dan peranan masing-masing.

Perseroan berkomitmen untuk melaksanakan praktik tata kelola perusahaan yang baik sebagai bagian dari usaha untuk pencapaian Visi dan Misi perusahaan. Kode Etik disusun sebagai salah satu wujud komitmen tersebut dan menjabarkan nilai-nilai dalam budaya kerja Perseroan ke dalam interpretasi perilaku yang terkait dengan etika usaha dan tata perilaku.
Kode Etik juga berlaku sebagai acuan bagi Dewan Komisaris dan Direksi dalam mengelola perusahaan yang berhubungan dengan semua kegiatan yang mengatasnamakan Perusahaan. diharapkan menjunjung tinggi prinsip-prinsip dalam Kode Etik ini.
Kode etik disosialisasikan secara rutin keseluruh bagian dari Perseroan, dan semua karyawan yang baru akan bekerja menandatangani Kode Etik ini dan akan dilakukan penandatanganan ulang sebagai tanda persetujuan untuk setiap tahunnya.
Pokok Kode Etik mengatur perilaku-perilaku :

  1. Prinsip Umum
  2. Pekerja Anak-Anak
  3. Pekerja Paksa, Perdagangan Manusia dan Perbudakan
  4. Pelecehan dan Tindakan Kekerasan
  5. Kompensasi dan Tunjangan
  6. Jam Kerja
  7. Kesehatan dan Keselamatan Kondisi Kerja
  8. Diskriminasi
  9. Kebebasan Berserikat dan Berunding
  10. Tanggung Jawab Lingkungan
  11. Kerjasana Kepabeanan Untuk Melawan Kegiatan Teroris
  12. Hubungan dengan Subkontrak
  13. Perilaku Etis

NILAI-NILAI PERUSAHAAN
Untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua pemangku kepentingan dan berkembang bersama untuk melayani masyarakat dan bangsa melalui pengembangan bisnis.

  1. Kepatuhan terhadap Hukum, Peraturan dan Regulasi
    Diharapkan setiap karyawan akan mematuhi hukum, peraturan dan regulasi negara dan menjadi warga negara yang taat hukum untuk memastikan korporasi yang taat hukum.
  2. Menciptakan Bisnis dan Produk yang Bersih dan Hijau
    Perusahaan terbaik harus bertanggung jawab terhadap masyarakat dan komunitas yang lebih besar. Dengan menciptakan bisnis dan produk yang bersih dan hijau, Perusahaan akan dapat melayani masyarakat dalam jangka panjang dengan tujuan yang sebenarnya.
  3. Loyalitas, Kapabilitas, Kerja Keras dan Disiplin
    Dari pilar kesuksesan dan prestasi. Setiap anggota organisasi harus menjaga integritasnya dan bersiap untuk bekerja keras dan cerdas demi keuntungan bersama baik Perusahaan maupun individu. Perilaku organisasi harus dilakukan dengan cara disiplin militer tetapi pendekatan tetap manusiawi.

 

Sesuai Anggaran Dasar, honorarium anggota Dewan Direksi ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Ssaham Tahunan (RUPST). Selanjutnya RUPST memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan besaran dan pembagian jumlah honorarium tersebut di antara para anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Besaran remunerasi masingmasing anggota ditetapkan sesuai fungsi dan kompetensi masing-masing anggota. Adapun total remunerasi yang diterima oleh Dewan Direksi adalah Rp. 4.755.608.000,- untuk tahun 2020.

Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris ditetapkan dalam RUPS dengan memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menentukan besaran dan pembagian jumlah honorarium tersebut, melalui indikator penetapan remunerasi. Adapun total remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris adalah Rp.1.506.152.000,- untuk tahun 2020.

Manajemen resiko adalah serangkaian prosedur dan metodologi yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau dan mengendalikan resiko yang timbul dari kegiatan usaha. Manajemen resiko yang efektif akan memungkinkan Perusahaan untuk memiliki kendali yang lebih besar dalam mencapai keseimbangan yang tepat antara resiko yang dapat diterima dengan resiko yang diperkirakan. Indikasi resiko yang melekat pada bisnis perseroan dan upaya untuk mengurangi tingkat resiko adalah sebagai berikut :

  1. Resiko Produksi.
    Sebagai perusahaan dengan fasilitas terintegrasi, yang meliputi dapur peleburan aluminium, pembuatan cetakan (dies), mesin press, fasilitas surface finishing (anodizing dan painting), peralatan lengkap untuk produk berpresisi tinggi (precision tools), divisi tangga, divisi perdagangan dan memiliki anak perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi (applicator), Perseroan dituntut untuk memastikan dalam setiap proses dan divisi menghasilkan yang terbaik agar terhindar dari biaya koreksi dan revisi serta keterlambatan waktu pengiriman. Oleh karena itu review risk and opportunity review selalu dijalankan disetiap lini yang berkaitan dengan produksi. Dengan demikian disetiap resiko yang terjadi, Perusahaan sudah mempunyai rencana penanganannya.
  2. Resiko Ketersediaan dan Kualitas Bahan Baku.
    Untuk memenuhi ketersediaan bahan baku dengan kualitas yang sesuai dengan yang dibutuhkan dalam proses produksi merupakan dua hal vital yang saling berkaitan agar terhindar dari resiko berhentinya proses produksi. Dari sebab itu mitigasi dilakukan dengan cara pengendalian stok bahan baku utama yang berasal dari 4 suplier luar negeri dan 1 suplier dalam negeri disertai kontrak pembelian jangka panjang minimum 1 tahun untuk masing-masing suplier dan memastikan kesesuaian komposisi bahan baku yang dipesan dengan melakukan Incoming Inspection.
  3. Resiko Keuangan.
    Perseroan memiliki hutang pada beberapa bank, baik itu hutang dalam bentuk kredit investasi atau modal kerja dan juga Letter of Credit (LC) untuk pembelian bahan baku import dalam mata uang asing dengan tingkat yang berbeda. Untuk itu Perseroan berupaya meminimalisasi eksposur terhadap selisih kurs mata uang asing dengan melakukan Trust Receipt (TR) menggunakan nilai Rupiah yang sudah mencapai 80% dari total pembelian menggunakan fasilitas LC Import.

Whistle Blowing System (WBS) merupakan sarana komunikasi untuk melaporkan perbuatan yang berhubungan dengan tindakan pelanggaran atau dugaan pelanggaran, baik terhadap hukum, kode etik dan/atau benturan kepentingan yang dilakukan oleh pihak internal perusahaan. Penerapan WBS diharapkan mampu mengatasi keterbatasan sistem internal kontrol serta memberikan jaminan deteksi dini atas pelanggaran yang terjadi.

Penyampaian Laporan Pelanggaran
Penyampaian laporan pelanggaran dilakukan dengan 2 cara, yaitu secara langsung dan tidak langsung. Secara langsung dengan melapor menghadap langsung kepada pihak Personalia, Keamanan, Pengawas dan Plant Manager. Secara tidak langsung yaitu pelaporan melalui sarana lain seperti kotak saran, email, telepon dan telepon genggam.


Perlindungan Bagi Pelapor
Perseroan akan menjamin keamanan dari pelapor dan pelapor mendapat pengakuan dan penghargaan dari Perseroan dalam bentuk ucapan terima kasih dari manajemen serta mencatat kondite karyawan yang bersangkutan dengan penilaian tersendiri.


Penanganan dan Pihak yang Mengelola Pengaduan
Setiap pengaduan atau penyingkapan pelaporan dilaksanakan oleh tim administrator WBS yang dibentuk oleh Direksi untuk melakukan audit, pencatatan dan tindakan perbaikan serta pengenaan sanksi terhadap terlapor. Wajib juga dikomunikasikan dengan pihak Kepolisian setempat apabila ditemukan hal-hal yang dicurigai sebagai pelanggaran berat dan tertentu.

Pengaduan yang Masuk dan Diproses 2020
Ditahun 2020, tidak ada pengaduan atau laporan yang masuk dan ditangani oleh Perseroan.

Tanggung jawab sosial dan lingkungan (Corporate Social Responsibilty - CSR) adalah komitmen Perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi Perseroan sendiri, komunitas setempat maupun masyarakat pada umumnya dengan mempertimbangkan harapan pemangku kepentingan, sejalan dengan hukum yang ditetapkan dan norma-norma perilaku serta terintegrasi dengan organisasi secara menyeluruh. Biaya penerapan CSR di Perseroan dilakukan secara tersentralisasi oleh Group sebesar Rp.3.272.947.899,- dengan kontribusi Perseroan sebesar Rp.482.672.660,- untuk tahun 2020.

Lingkungan Hidup
Perseroan berkomitmen untuk mematuhi peraturan perundangan dan persyaratan lainnya terkait dengan pengelolaan lingkungan, mencegah pencemaran lingkungan, mengupayakan efisiensi energi dan sumber daya alam dan pemberdayaan lingkungan, antara lain:

  • Penggunaan gas alam yang lebih ramah lingkungan untuk proses produksi peleburan dan pemanasan, dengan dampak tingkat polusi yang lebih rendah. Dengan teknologi Regenerative Burner, panas yangterbuang dari cerobong dapat diambil kembali untuk membantu proses pembakaran sebesar 20%.
  • Mendapatkan peringkat biru untuk penilaian pengelolaan limbah dengan benar, sesuai dengan ketentuan dan baku mutu yang dipersyaratkan berdasarkan undang-undang Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
  • Dilakukannya pemeriksaan terhadap sample air limbah, sample udara ambien dan emisi udara oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo secara berkala yang digunakan sebagai pelaporan evaluasi UKL-UPL secara rutin.

Ketenagakerjaan

  • Pada tahun 2018, Perseroan menandatangani Perjanjian Kerja Bersama antara Direksi dengan Pengurus Unit Kerja SPSI untuk memperkuat hubungan antara Perusahaan dan karyawan dengan masa berlaku hingga tahun 2020 dan telah terdaftar pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur
  • ingkat turn over karyawan pada 2020 sebesar 2.07% dengan 3 alasan utama yaitu masa pensiun, ketidakpuasan kompensasi yang diberikan oleh perusahaan dan faktor keluarga.
  • Perseroan menjamin bahwa kesehatan seluruh karyawan, pasangan dan anak-anak mereka diikutkan program kesehatan pemerintah Indonesia melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
  • Remunerasi karyawan diberikan dalam bentuk gaji, bonus tahunan, THR, gratifikasi dan natura. Bagi karyawan tetap, pemberian natura dilaksanakan bersamaan dengan pemberian THR dan diberikan berdasarkan masa kerja dengan perhitungan nominal tersendiri.
  • Tingkat kecelakaan kerja sebesar 0,38% pada tahun 2020 dengan kasus terbanyak terjadi di lingkungan kerja perusahaan.
  • Perseroan melakukan pelaporan rutin per tiga bulan kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja kabupaten Sidoarjo untuk Kegiatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Adapun kegiatan atau pelatihan yang dilakukan adalah latihan pemadam kebakaran, latihan evakuasi, training P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan), PPE (Personal Protective Equipment) dan Chemical Handling.
  • Memberi kesempatan pada karyawan untuk mengikuti pelatihan ataupun seminar yang dilakukan oleh pihak lain atau diselenggarakan oleh Perseroan sendiri. Adapun pelatihan yang pernah diikuti ataupun diselenggarakan oleh Perseroan antara lain webinar internal audit based on ISO19011:2018 dan sosialiasi pencegahan dampak limbah domestik serta sosialisasi AEO (Authorized Economic Operator).
  • Tersertifikasinya karyawan karyawan yang mempunyai keahlian dalam pengoperasian peralatan atau mesin tertentu seperti forklift dan keran angkat.
  • Mekanisme pengaduan masalah ketenagakerjaan tertuang dalam Prosedur Penyampaian Keluh Kesah yang dapat disampaikan secara tertulis kepada atasan langsung atau melalui kotak saran. Dalam waktu 5 hari kerja akan ditindaklanjuti dengan pertemuan Personalia dan karyawan itu sendiri. Selanjutnya akan ada rapat dengan Manajer Pabrik, apabila hasil keputusan dalam rapat belum mendapatkan kesepakatan, akan dilanjutkan dengan rapat bersama serikat pekerja SPSI. Akan dilakukan pencatatan secara detail untuk tindak lanjut yang telah dilakukan meliputi investigasi, solusi, pelaksanaan dan tenggat waktu penyelesaian.

Sosial Dan Kemasyarakatan

  • Memberikan sumbangan dengan total 240.000 buah masker, 130 ton beras, 19.000 batang sabun cuci tangan, 70 pasang sepatu medis, 250.000 biji mie instan, 100 buah gentong air dan 8000 alat tes rapid kepada Pemerintah Provinsi Jatim, Polrestabes Surabaya, Kabupaten Gresik, Pemerintah Kota Surabaya dan Kodam V Brawijaya untuk dibagikan ke masyarakat di daerah pinggiran seperti Gresik, Ngawi, Pacitan, Trenggalek dan Madura yang pendistribusiannya dibantu oleh Babinsa, agar lebih bisa disalurkan pada masyarakat yang betul membutuhkan.
  • Memberikan bantuan sumbangan materi untuk pembangunan fasilitas umum milik negara yang mempunyai akses lift yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berkebutuhan khusus (difabel).
  • Mengadakan donor darah rutin, sehingga berhasil mendapatkan penghargaan sebagai salah satu perusahaan penggerak donor darah sukarela terbaik. Karena terkendala situasi pandemi, maka untuk periode 2020 donor darah baru diadakan pada Agustus dan November dengan total jumlah peserta 193 orang.
  • Bapak Alim Markus selaku Direktur Utama, menjadi pembicara pada kuliah umum di Universitas Ma Chung di Malang dengan tema ”Tantangan Masa Depan Generasi Milenial Indonesia dalam Persaingan Global”.

Tanggung Jawab Produk

Titik fokus tanggung jawab terhadap konsumen terkait dengan transaksi penjualan produk aluminium yang dilakukan Perseroan adalah dengan memastikan bahwa produk tersebut dijual dengan standar komposisi dan manufaktur yang berlaku, sesuai dengan spesifikasi keinginan dari konsumen serta tidak berdampak buruk bagi kesehatan konsumen.

Teknik
Perseroan bekerja sama dengan konsumen bahkan sebelum pekerjaan berjalan untuk memastikan keinginan konsumen dalam ide dan desain dapat terpenuhi. Untuk keakuratan setiap pekerjaan Perseroan menggunakan teknologi AutoCAD.

Manufaktur Dies
Tim pengembangan produk Perseroan mampu membantu konsumen untuk mendesain dies khusus yang dapat meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan, salah satunya dengan menggunakan mesin CNC Vertikal baru yang berkemampuan membuat spesifikasi dan tingkat toleran yang tinggi. Selain itu, Perseroan juga menggunakan mesin CNC seperti CNC Wire Cut dan CNC EDM untuk menghasilkan dies yang presisi

Divisi Ekstrusi
Divisi ekstrusi menyediakan fasilitas ekstrusi yang standar maupun khusus. Peralatan pengukuran otomatis dan canggih juga digunakan dengan kemampuan akurat presisi dimensi profil hingga 0,001mm. Dengan level presisi seperti ini akan memberi konsumen kualitas yang dibutuhkan.

Divisi Fabrikasi
Divisi ini telah menerima sertifikat dari TUV dan Kite Mark untuk berbagai seri tangga. TUV dan Kite Mark adalah standar keamanan untuk produk tumpuan kaki yang dibuat dari logam untuk kebutuhan rumah tangga.

Surface Finishing
Perseroan adalah aplikator bersertifikat cat basah PVDF yang diproduksi oleh PPG dan Valspar untuk dengan kepatuhan terhadap jaminan kualitas yang dipersyaratkan dan spesifikasi AAMA dalam proses pengecatan. Cat berkualitas tinggi ini hadir dengan garansi 10-15 tahun, baik untuk warna standar ataupun khusus, serta memastikan daya tahan lama untuk penggunaan interior atau eksterior. Selain cat basah, Perseroan juga aplikator bersertifikat powder coatings yang diproduksi oleh suplier terkemuka, seperti Akzo Noble, Jotun dan Dupont.

Menjalin Hubungan dengan Pelanggan
Selama tahun 2020, Perseroan telah berupaya untuk melakukan beberapa usaha untuk menjaga hubungan baik sekaligus mewujudkan tanggung jawab sosial lingkungan Perseroan kepada pelanggan.
Upaya yang diterapkan antara lain:

  1. Acara Best Of The Best : Kegiatan apresiasi berupa penghargaan kepada mitra yang telah memberikan kontribusi sangat baik.
  2. Loyality Program : Pemberian diskon khusus bagi pelanggan yang telah mencapai nilai pembelian kuantitas tertentu sesuai kontrak.
  3. Plant Visit : Kegiatan mengundang pelanggan untuk melihat secara langsung proses produksi Perseroan.

Pengukuran Kepuasan Pelanggan
Perseroan senantiasa berorientasi pada kepuasan pelanggan, oleh karena itu Perseroan melakukan survei secara periodik untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan sebagai bagian dari proses untuk meningkatkan pelayanan dan terutama kualitas produk yang diterima oleh pelanggan. Survei kepuasan pelanggan untuk tahun 2020 telah dilaksanakan, dengan hasil tingkat kepuasaan pada skala 3,7 sama dengan tahun 2019. Ada beberapa poin yang meningkat lebih baik secara signifikan dibanding tahun lalu yaitu frekuensi pengiriman yang tepat waktu sesuai dengan jadwal dan prosedur penerbitan tagihan yang lebih sistematis. Namun ada pula yang mendapat penilaian lebih rendah salah satunya kebijakan harga, dimana adanya masa pandemi, pelanggan berharap mendapat penurunan harga atau diskon, namun Perseroan tidak dapat memenuhi, dikarenakan biaya produksi yang tidak juga turun.

Pengaduan Konsumen
Perseroan memberikan akses kepada pelanggan untuk menyampaikan pengaduan ataupun hal lainnya berkaitan dengan produk dan pelayanan melalui staf pemasaran secara langsung, telpon, email, fax atau website Perseroan. Selama tahun 2020 jumlah klaim yang diterima sebesar 0,24% dari total pengiriman selama setahun, penurunan sebesar 0,06% dibanding tahun 2019 sebesar 0,30%. Dengan tiga isu permasalahan yaitu dimensi, rusak dan cacat pada permukaan. Seluruh klaim, 100% telah diselesaikan dengan baik oleh departemen yang terkait.

 

Kantor Akuntan Publik

Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan

Jl. Ngagel Jaya 90, Surabaya – 60283
Tel : (62-31)5012161
Fax : (62-31) 5012335

Biro Administrasi Efek

PT Adimitra Jasa Korpora

Kirana Boutique Office
Jl. Kirana Avenue 3 Blok F3 No.5
Kelapa Gading, Jakarta Utara – 14250
Tel : (62-21) 29745222
Fax : (62-21) 29289961

Pada tanggal 5 Desember 1994, INAI melakukan penawaran saham perdana kepada masyarakat sebesar 13.200.000 saham yang dicatatkan di Bursa Efek Surabaya dan Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia / BEI). Pada hari yang sama juga dicatatkan 30.800.000 saham pendiri dengan nilai nominal Rp 1.000,- setiap saham.
Berikutnya pada tanggal 29 Januari 1996, dilakukan pemecahan 1:2 saham dari total 44.000.000 saham menjadi 88.000.000 saham yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia. Dari yang awalnya Rp.1.000,- per saham dibagi dua menjadi Rp. 500.-. Dilanjutkan pembagian saham bonus pada tanggal 26 Februari 1996 sejumlah 70.400.000 saham sehingga total saham yang tercatat di BEI berjumlah sampai dengan akhir tahun 2013 adalah 158.400.000 saham.
Pada tahun 2014, INAI melakukan aksi korporasi berupa pemecahan nilai nominal saham (stock split) dari awalnya Rp.500,- per saham dibagi dua menjadi Rp.250,- per saham, maka terhitung efektif sejak tanggal 12 Pebruari 2014 jumlah saham Perseroan adalah 316.800.000 saham yang juga dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

Yang paling akhir adanya pemecahan nilai nominal saham Perseroan ( stock split) yang mulai efektif di bursa efek pada tanggal 26 Oktober 2017 dengan rasio 1:2, sehingga nilai nominal saham yang saat ini Rp. 250,- per saham menjadi Rp. 125,- per saham, dan jumlah saham Perseroan 316.800.000 berubah menjadi 633.600.000.

Lembaga dan/atau Profesi Penunjang Pasar Modal

  1. Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan sebagai Auditor Independen Laporan Keuangan INAI, dengan jumlah fee sekitar Rp.235.000.000,- untuk penugasan Audit Umum Laporan Keuangan per 31 Desember 2020.
  2. PT Adimitra Jasa Korpora sebagai biro administrasi efek pendukung INAI dengan jumlah fee sekitar Rp.22.000.000,- untuk periode penugasan tahun 2020.

Penghargaan / Reputasi yang diperoleh PT Indal Aluminium Industry Tbk tahun 2018

Mendapatkan Sertifikasi Akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional untuk Laboratorium Pengujian dan Laboratorium Kalibrasi periode 27 Februari 2019 – 26 Februari 2023.

Menerima Certificate of Approval ISO 9001:2015 dari PT Lloyd’s Register Indonesia untuk masa berlaku hingga 23 Januari 2023.

Mendapatkan PROPER peringkat BIRU dalam program penilaian kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia periode 2019-2020.

Section Katalog
Silahkan meninggalkan pesan untuk marketing kami, dan kami akan segera menghubungi anda kembali